Jasa Review Review berkualitas untuk produk Anda agar terkenal.

Berapa Gaji yang Harus Saya Minta Saat Wawancara?

Bukan rahasia lagi jika semakin lama tingkat kebutuhan senantiasa mengalami peningkatan, apalagi dengan krisis yang tengahmenghantui negeri ini. Kita semua tau bahwa negara ini tengah mengalami masalah dimana nilai rupiah yang senantiasa melemah dari dollar Amerika.
Dampaknya adalah pada bahan atau kebutuhan yang terus menerus naik, tak jarang beberapa rumah produksi yang mengalami gulung tikar karena persoalan yang tak kunjung menemui titik terang tersebut, tingkat kebutuhan naik namun gaji tak kunjung naik juga.
Apakah sudah selayaknya bagi kita untuk berpindah mencari pekerjaan dengan pendapatan yang lebih tinggi atau mungkin mencoba membuka bisnis sampingan di rumah. Hal ini bisa dengan mudah dilakukan oleh mereka yang sudah memiliki pekerjaan dengan penghasilan tetap. Namun bagi yang masih berstatus pengangguran atau job seeker tentunya akan menjadi masalah yang sangat serius. Tak mudah mencari lowongan kerja yang bisa dengan tangan terbuka menerima Anda, status masih belum memiliki pengalaman dan juga tingkat pendidikan biasa.
Salah satu hal yang menyebabkan banyak pencari kerja gugur adalah saat interview, bahkan tak jarang yang mengatakan bahwa saat interview merupakan neraka, alasannya karena banyak sekali pertanyaan ‘sulit’ dan menjebak yang harus dibahas, bukan pertanyaan mengenai ilmu pengetahuan, namun mengenai diri Anda dan perusahaan yang bersangkutan. Beberapa persoalan yang sering kali menyebabkan mereka gugur bahkan adalah seputar uang yang harus mereka bayarkan atas tugas Anda, tentunya Anda sendiri akan merasa bingung bukan dengan nominal yang harus diminta, apakah nantinya tak sesuai dengan kinerja yang telah Anda berikan atau terlalu rendah, tentunya Anda yang merasa sangat dirugikan.
Untuk mengatasi pertanyaan tersebut atau menentukan nominal yang Anda minta berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Coba tunda jawaban, banyak kata-kata yang bisa kamu
    berikan untuk mereka mulai dengan “ Saya melamar bukan hanya mempermasalahkan
    uang yang diberikan, namun karena posisi ini adalah yang sangat saya
    idam-idamkan sedari dulu” hal ini terbukti cukup efektif untuk mengulur waktu
    mengenai persoalan uang kerja.
  2. Memberikan respon apa adanya, salah satu contohnya
    adalah “Berapapun saya dibayar asalkan sudah sesuai dengan standard perusahaan
    dan UMR yang ada maka saya sudah merasa cukup” nantinya hal jika kamu diterima
    maka bayaran yang akan diberikan juga menyesuaikan dengan pegawai yang lainnya
    pada saat awal masuk.
  3. Coba balikkan pertanyaan tersebut kepada pihak yang
    mewawancarai “ Menurut Anda dengan kinerja yang saya berikan dengan kualifikasi
    tersebut berapakah kiranya bayaran yang harus diterima?”.
  4. Tak ada salahnya untuk melakukan negosiasi, jika ketiga
    jawaban diatas tak cukup untuk meyakinkan mereka maka lakukan negosiasi, untuk
    itu sangat wajib bagi Anda untuk mengetahui UMR dari daerah kerja tersebut,
    nantinya kamu bisa mengajukan tawaran dari UMR dengan posisi yang sama.
Namun jika masalah lain yang dialami justru bayaran terlalu rendah kamu juga bisa mengundurkan diri untuk mencoba perusahaan lain yang penghasilannya besar. Mencari pekerjaan memang sulit apalagi jika sudah memasuki tahap tersebut, gaji pegawai bank, buruh atau mungkin manager tentunya berbeda sesuai dengan klasifikasi dan tingkat kesulitan dalam bekerja. Namun juga harus diketahui bahwa sebelum memikirkan sedikit besarnya upah juga harus mengenai kemampuan diri sendiri, percuma menginginkan bayaran tinggi, namun Anda tak sanggup
mengerjakan pekerjaan yang diberikan.

4 Comments

Leave a Reply