Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal

Kesehatan adalah karunia tuhan yang tidak ternilai harganya. Semua orang tentu saja ingin sehat, baik itu di perkotaan hingga perdesaan sekalipun. Dengan keadaan tubuh yang sehat kita dapat dengan lancar menjalankan aktifitas sehari-hari. Tetapi terkadang walaupun kita mengiginkan tubuh yang sehat tapi tetap saja penyakit datang menyerang tanpa kita duga. Hal ini tentu saja terkadang membuat pusing sebagian orang disekitarnya, karena orang yang sakit tidak mungkin kita tinggalkan begitu saja, tanpa kita awasi dan merawatnya.Indonesia yang merupakan salah satu negara terbesar penduduknya di dunia untuk angka kesehatan saat ini masih banyak sekali yang harus menjadi tugas bersama, terutama juga untuk pihak-pihak pemerintahan yang terkait dalam masalah kesehatan rakyatnya. Kita berharap bahwa semua orang Indonesia dari Sabang hingga Merauke memiliki tubuh yang sehat. Tetapi tidak sedikit warga yang tinggal di perkotaan hingga pedesaan masih saja bisa terserang penyakit. Mulai dari penyakit yang menular hingga penyakit yang di pengaruhi oleh tingkah laku masyarakat itu sendiri. Terutama daerah tertinggal yang ada di Indonesia sekarang memang membutuhkan perhatian kusus agar dapat mempercepat pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan tertinggal.
Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal
Kabupaten Melawi tempat saya tingga masih berjuang mengingkatkan taraf kesehatan – Sumber
Anda bisa lihat gambar di atas sekarang yang tercatat ada sekitar 158 daerah tertinggal di beberapa kabupaten di Indonesia. Ini menandakan bahwa kita harus bersama-sama membantu pihak terkait dalam meningkatkan taraf kesehatan melalui program yang ada. Terasa sedih ketika saya melihat salah satu kabupaten itu adalah tempat dimana saya tinggal dan dibesarkan. Kabupaten Melawi, disanalah saya hidup bersama keluarga kecil saya, ditulisan ini nanti ada beberapa solusi yang akan saya sampaikan semoga saja bisa menjadi masukan serta dapat dilaksanakan agar tidak ada lagi daerah tertinggal yang kualitas kesehatanya memprihatinkan seperti di tempat tinggal saya sekarang.Sebelum berbicara lebih lanjut, sebaiknya kita harus mengetahui dulu apa saja poin permasalahan kesehatan di Indonesia yang terjadi sekarang, baik secara faktor internal ataupun external. Saat ini ada tiga permasalahan strategis yang dihadapi oleh Indonesia dalam mengupayakan  meningkatkan status kesehatan penduduknya yaitu:

Dari beberapa poin di atas mungkin teman-teman sudah sering melihat permasalahan ini, saya sendiri yang aktifitasnya sekarang menjadi mahasiswa di Pontianak ketika pulang ke kampung halaman rasanya sangat miris sekali melihat permasalahan ini, karena keadaan masyarakat yang terkadang ada beberapa kepala keluarga yang bisa di bilang kurang peduli dengan kesehatan lingkungan. Mulai dari keluarga, hingga ke tempat-tempat umum yang seharusnya di jaga agar kita menjadi desa yang memiliki masyarakat sehat, tetapi tidak dijaga kelestarian lingkunganya, dan masih banyak lagi masalah lainya. Tetapi semoga saja dengan adanya program Perdesaan Sehat semua warga perdesaan di seluruh daerah yang masih tertinggal bisa merasakan manfaatnya serta mendapatkan edukasi bahwa kesehatan itu hal utama yang harus di jaga. Mungkin ada yang bertanya, apa itu perdesaan sehat ??? Baik jika belum tau dibawah ini penjelasanya.

Perdesaan Sehat

Perdesaan Sehat adalah salah satu instrumen fasilitasi koordinasi pelaksanaan kebijakan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal (Perdesaan Sehat) dalam rangka pencapaian sasaran Prioritas Nasional (PN) 3 Kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, terluar dan paska konflik PN 10).

Kegiatan Perdesaan Sehat dikembangkan berdasarkan identifikasi dan analisis terhadap fakta dan masalah kesehatan yang terjadi di daerah tertinggal. Arah kebijakan percepatan pembangunan kualitas kesehatan yang bertumpu pada Kapasitas Lembaga dan Infrastruktur pelayanan kesehatan dasar di perdesaan daerah tertinggal.
Dengan mengarah pada 5 Pilar Perdesaan Sehat yakni:

  1. Percepatan ketersediaan Dokter Puskesmas bagi seluruh puskesmas di daerah tertinggal
  2. Percepatan ketersediaan Bidan Desa bagi seluruh desa di daerah tertinggal
  3. Percepatan ketersediaan Air Bersih bagi setiap rumah tangga di daerah tertinggal
  4. Percepatan ketersediaan Sanitasi bagi setiap rumah tangga di daerah tertinggal
  5. Percepatan ketersediaan Gizi Seimbang bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita.

Berdasakan hal tersebut, maka implementasi Perdesaan Sehat sebagai pelaksanaan kebijakan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal, harus terus di perkokoh pondasi konsep sehingga implemetasinya dapat benar-benar dirasakan bagi masyarakat khususnya masyarakat perdesaan di daerah tertinggal.

Nah…!!! Dari penjelasan diatas terus apa tugas kita sekarang sebagai masyarakat??? Menurut saya sebagus kegiatan dan program yang dijalankan tanpa adanya dukungan dari masyarakat tentu saja akan sia-sia. Dari 5 Pilar di atas rata-rata sekarang sudah kita rasakan di desa-desa, ya walau sebagian di daerah tertinggal belum ada, contohnya seperti di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi dimana saya tinggal, saya belum melihat adanya Dokter Puskesmas yang ada dan bertugas di desa saya. Sebenarnya ini adalah poin penting yang harus ada di pedesaan selain percepatan 4 pilar lainya. Mengapa saya bilang penting ???

Tentu saja karena tidak semua warga di desa memiliki kendaraan roda dua ataupun empat, bayangkan saja jika harus ke kota berapa lama waktu yang dihabiskan hanya untuk berobat dan menunggu dokter memeriksa keadaan kita??? Masalahnya adalah jarak tempuh yang bukan sebentar, jarak dari desa saya ke kota Juang, Nanga Pinoh jika di tempuh menggunkan roda dua, bisa memerlukan waktu sekitar 20 menit, belum lagi di tambah kondisi jalan yang berlubang dan becek ketika datang hujan, mugnkin bisa 30menit baru sampai ke kota.

Dari permasalahan tersebut, 5 pilar perdesaan sehat adalah pondasi yang tepat dalam mengatasi hal-hal yang biasa terjadi di desa yang masih tertinggal yang ada di Indonesia. Semoga saja dengan adanya implementasi Perdesaan Sehat sebagai pelaksanaan kebijakan percepatan pembangunan kualitas kesehatan berbasis perdesaan di daerah tertinggal cepat tersosialisasikan dan di laksanakan dengan baik dengan waktu yang singkat, supaya daerah tertinggal yang ada bisa cepat merasakan 5 pilar yang sudah disebutkan di atas.

Solusi Yang Bisa Saya Sampaikan

Berbicara masalah solusi disini saya akan mencoba memberikan beberapa solusi yang dapat kita lakukan. Selain mempercepat implemntasi dari Perdesaan Sehat oleh petugas kita juga perlu adanya usaha dalam membangun keluarga sehat dengan lingkugnan lestari di daerah tertinggal. Bagaimana caranya kita melakukan itu ??
Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal

Caranya sebenarnya sangat mudah tapi terkadang dilupakan dan tidak dilakukan secara konsisten, padahal kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan lahan dan hutan yang masih terdapat di desa yang tertinggal bisa menbantu dalam permasalahan kesehatan di Indonesia, ini adalah hal yang menarik yang bisa kita lihat di pedesaan seluruh Indonesia. Selain itu kurang apalagi kalau sudah ada yang namanya Perdesaan Sehat yang merata di setiap desa, setidaknya implementasi ini akan sangat membantu kita sebagai masyarakat yang masih tertinggal untuk dapat hidup lebih sehat tetapi tidak melupakan lingkungan lestari tersebut. Karena lingkungan lestari juga mempengaruhi dari kualitas kesehatan di Indonesia, adapun cara membangun keluarga sehat dengan lingkungan lestari di daerah tertinggal menurut pemikiran saya adalah seperti berikut:

  • Kesehatan Keluarga
Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal
Kesehatan keluarga
Kesehatan di dalam sebuah keluarga adalah hal terpenting. Dengan keluarga yang sehat kita bisa bersama-sama menikmati aktifitas bersama setiap saat di lingkungan rumah. Membangun keluarga yang sehat kita dapat lakukan dengan cara-cara sederhana tetapi memiliki efek yang bisa membantu dalam memajukan daerah tertinggal. Sehat yang berawal dari keluarga tidaklah harus dimiliki oleh orang di perkotaan, tetapi walau di daerah tertinggal sekalipun kita harus mewujudkanya. Cara-cara yang bisa kita lakukan untuk membuat keluarga terjaga kesehatanya adalah:
  1. Menjaga kebersihan di dalam rumah.
  2. Memperhatikan kualitas air yang baik.
  3. Membiasakan pola makan sehat dan lain sebagainya.

Dari tiga cara diatas itulah yang harus di perhatikan agar terciptanya keluarga yang sehat.

  • Kesehatan Lingkungan
Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal
Kesehatan Lingkungan
Jika kesehatan keluarga sudah kita bangun, sekarang saatnya menjaga kesehatan lingkungan. Mulai dari membersihkan pekarangan rumah dan peduli dengan lingkungan sekitar lainya, ini bisa sangat membantu agar daerah kita yang tertinggal tetap mimilki masyarakat yang sehat dengan lingkungan yang bersih. Cara yang tepat untuk menjaga dan membudayakan kebiasaan supaya kesehatan lingkungan terus diterapkan menurut saya adalah:
  1. Mengajarkan kepada anak-anak sejak dini baik di rumah atau oleh guru disekolahan agar mengerti dalam membersihkan lingkungan disekitar, sepertidak membuang sampah sembarangan hingga memperhatikan kebersihan tempat yang kita tinggali.
  2. Setelah anak terbiasa sekarang tinggal membiasakan hal ini dilakukan setiap saat dan menjadikan budaya baru dalam kehidupan sehari-hari agar lingkungan tetap lestari, serta bisa berdampak juga untuk masyarakat yang melihat dan mengikuti gaya hidup sehat yang sedang kita lakukan.
  3. Mengerahkan penduduk untuk rajin dalam kegiatan bergotong royong  di lingkungan desa untuk membersihkan parit, sampah, hingga tempat-tempat ibadah supaya lingkungan tetap bersih dan indah.

Dengan beberapa hal diatas yang sudah saya sebutkan tentu saja akan memacu rasa kepedulian masyarakat serta juga secara tidak langsung membuat kebiasaan baru untuk menjaga lingkungan tetap lestari.

  • Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA)
Toga (Tanaman Obat Keluarga) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat-obatan tradisional, tanaman ini biasa kita temukan di sekitar rumah misalnya seperti kunyit, lengkuas, jahe serai, dan lain-lain. Selain itu ada juga yang berasal dari alam (hutan) seperti akar idu/brotowali, buah merah (di Papua), Gambir, akar alang-alang, antanam, meniram, dan lain sebagainya. Mungkin kalau di kota-kota untuk menemukan tanaman obat seperti ini sudah sangat susah, itu yang saya rasakan juga ketika berada di Pontianak, tapi kalau di desa tanaman ini mudah sekali di dapat dan di budidayakan, inilah menariknya tinggal di pedesan, walau jauh tertinggal di bidang kesehatan, tetapi masih banyak sekali potensi yang dapat kita manfaatkan untuk hidup sehat dengan obato-obatan tradisional. Ada beberapa contoh tanaman obat di bawah ini yang bisa kita tanam dan dibudidayakan seperti:1. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)
Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)
Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)

Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit, seperti memperlancar pengeluaran air kemih, untuk mengobati batu ginjal dan lain sebagainya.

2. Buah Merah (Pandanus Conoideus)

Buah Merah (Pandanus Conoideus)

Buah Merah adalah sejenis buah tradisional dari Papua. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.

3. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)

Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)

Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dibandingkan jenis jeruk lainnya. Selain digunakan untuk penyedap makanan jeruk nipis juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti ambeien, amandel, anyang-anyangan dan batuk, selain itu juga bermanfaat untuk kecantikan seperti untuk menghilangkan jerawat, membuat kuku cemerlang, membuat rambut halus, lembut dan berkilau, dan dapat menghilangkan ketombe.

4. Jahe (Zingiber officinale)

Jahe (Zingiber officinale)

Jahe adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. adapun jahe dapat digunakan untuk mengobati obat masuk angin dan flu serta masih banyak lagi manfaatnya.

Cara budidaya tanaman obat seperti yang sudah saya sebutkan di atas tidaklah terlalu sulit, kamu bisa mencari tutorial membudidayakanya di Goole. Hal ini bisa kita lakukan oleh setiap keluarga yang tinggal di pedesaan dan tidak menutup kemungkinan juga di perkotaan dalam memanfaatkan sebidang tanah guna untuk menanam tanaman obat keluarga. Hal ini selain bisa mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan juga bisa mendatangkan rejeki jika kita mampu mengolahnya ke dalam produk yang kreatif dan inovatif kemudian memasarkanya.

Dari tiga poin terpenting di atas itu merupakan solusi yang tepat menurut saya, selain itu juga harus adanya prasarana dan sarana kesehatan yang berbanding lurus dengan 5 pilar Perdesaan Sehat yang juga dibangun dengan melibatkan masyarakat dalam mewujudkan percepatan implementasi Perdesaan Sehat  di daerah tertinggal dan juga harus adanya ketersedian petugas kesehatan, tenaga profesional serta peran aktif dari masyarakat. Semoga dari beberapa solusi yang saya sampaikan bisa menjadi masukan.

Ide Kreatif Dari Pemikiran Saya

Berbicara masalah ide tentu saja disini saya akan banyak menyampaikan ide-ide yang menurut saya penting guna memajukan, mendukung serta mempercepat daripada implementasi Perdesaan Sehat. Dari kacamata mahasiswa Managemen Informatika yang jarang pulang kampung dapat saya katakan bahwa untuk sekarang masih banyak sekali masyarakat yang memiliki kebiasaan malas, Sebelum masuk ke ide kreatif yang akan saya tulis ada beberapa yang perlu diketahui duhulu terkait kesehatan masyarakat Indoneisa terutama di desa. Contohnya ketika adanya pembagian vitamin serta kegiatan kesehatan lainya yang intinya adalah memberikan bekal untuk di terapkan tetapi setelah sampai rumah ke esokan harinya dilupakan, dan di anggap hal itu bukan hal yang penting. Contoh hal yang sering terjadi di desa saya :
Pernahkah anda melihat ketika ada pembagian PIL KB masyarkat datang berduyun-duyun ? tetapi bayangkan jika hal itu tidak ada, apakah mereka sadar bahwa penggunaan KB itu sangat penting di dalam sebuah keluarga, Walaupun iklan sudah marak mengkampenyekan hal ini, tetapi yang saya lihat hanyalah tetap ingin memiliki anak sebanyak-banyaknya, padahal  dua anak itu cukup. Entah apa yang menjadi patokan meraka yang mempunyai pemikiran ini, dan bayangkan saja jika tidak ada pembagian pil kb gratis, apa yang terjadi jika sebagian warga tidak sadar apa pentingya itu KB. Ini tentu saja bisa menambah masalah dalam eningkatkan kualitas perdesaan yang ada di Indonesia.
Dan satu lagi, senam sehat. Mungkin anda juga pernah melihat senam sehat yang terjadi di desa itu hanya sesaat. Yang saya maksud sesaat disini adalah ketika ada penggerak dari pusat barulah kita heboh dan ikut. Tetapi jika tidak ada acara seperti ini apakah masyarakat sadar dengan senam sehat ??? saya rasa tidak, dan itu saya rasakan sendiri, kegiatan ini dilaksanakan hanya ketika ada pihak yang peduli akan kesehatan masyarakat, tetapi setelah itu tidak satupun saya lihat masyarakat yang mau melakukan mandiri dan mengajak warganya untuk melaksanakan tanpa adanya peran pemerintah.
Itulah yang bisa disebut dengan malas dan lupa akan pentingnya kesehatan, padahal hal yang mungkin di anggap sebagian orang sepele tapi itu sangat penting menurut saya dalam membantu percepatan implementasi Perdesaan Sahat, tetapi sekarang kita coba beberapa hal kreatif yang bisa membuat masyarakat asik dan selalu bisa diterapkan dengan mandiri. Ide-ide yang selama ini ada di benak saya sekarang adalah:
  • Menggerakkan dan menata potensi SDM di masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat
pemberdayaan sumber daya manusia yang potensial di desa untuk bergerak bersama supaya dapat menerapkan pola hidup sehat. Kita lihat sekarang sudah banyak warga desa yang pintar yang sedang kuliah ataupun yang sudah lulus. Ini adalah orang yang memiliki potensial dalam membantu percepatan perdesaan sehat, mereka bisa kita tarik kembali kedesa masing-masing mereka tinggal ketika sudah lulus dari pendidikanya untuk mengisi salah satu yang berhubungan dengan 5 pilar Perdesaan Sehat. Selain itu juga pasti mereka bisa selalu ada di lingkungan masyarakat dengan begitu warga desa yang tertinggal tidak harus lagi pergi ke kota untuk berobat karena sudah ada orang-orang potensial yang tinggal didesa.
  • Pendampingan dan penyuluhan kepada masyarakat oleh tenaga profesional
Setelah ide pertama diatas ada ide yang menurut saya juga tidak kalah pentingnya. Ide ini saya dapat setelah melihat beberapa tahun ini, tepatnya sejak jaman orde baru. Banyak orang yang bekerja insidentil(tidak secara tetap atau rutin) dan ketika sudah selasai dari tugasnya, mereka tidak memberikan edukasi atau bekal kepada masyarakat supaya bisa memanfaatkan potensi yang ada. Padahal hal ini sangat penting sekali. Bayangkan saja contohnya ketika ada pihak terkait yang datang dan melaksanakan kegiatan senam bersama kegiatan ini hanya  sewaktu-waktu saja. Seharusnya tenaga-tenaga profesional ini bisa meninggalkan dan memberikan sedikit ilmunya dalam melakukan kegiatan seperti itu sendiri.
  • Membuat Aplikasi Perdesaan Sehat berbasis Android dan iOS
Aplikasi Perdesaan Sehat
Kita ketahui bersama, sekarang teknologi informasi bisa kita dapatkan dengan mudah melalui perangkat smartphone yang beredar di pasaran. Dari orang tua hingga anak kecil ataupun ibu rumah tangga sekarang tak jarang menggunakan ponsel pintar ini. Ide ini terinspirasi dari pemikiran saya untuk jangka panjang dan kedepanya, ketika akses internet menjadi mudah, maka kita perlu adanya sebuah aplikasi yang bermanfaat guna menunjang implementasi percepatan Perdesaan Sehat.
Aplikasi ini saya buat sendiri, dan semoga bisa di kembangkan dan menjadi ide yang inspiratif dari anak desa seperti saya ini.
Sedikit penjelasan tentang aplikasi ini, Aplikasi ini bisa di gunakan baik secara offline ataupun online. Karena saya tau kondisi di desa belum tentu semua mendapatkan sinyal. Ini merupakan aplikasi edukasi yang bisa digunakan oleh siapapun.
Jika tidak mempunyai ponsel pintar, atau tidak mempunyai banyak uang saya harap setidaknya ada satu petugas atau tokoh desa yang bisa mengoprasikan aplikasi ini, dan di berikan perangkat android secara gratis, guna memudahkan dalam mencari informasi dan bertanya langsung ke ahlinya .Ada beberapa menu utama yang bisa membantu kita mencari informasi, Menu-menu itu diantaranya adalah Tentang, Layanan, 5 pilar, Lokasi, Bantuan, Tanya dokter, Pengaduan. Agar lebih jelas, disini saya akan coba memperlihatkan demo dari aplikasinya melalui vidio, Silahkan di lihat vidionya dibawah ini
.

Adapun fungsi beberapa menu di atas guna mempermudah masyarkat sekaligus membantu dalam mencari informasi penting yang sudah disediakan oleh kementrian pembangunan daerah tertinggal republik Indonesia. Dengan aplikasi seperti ini semoga semua kalangan masyarakat bisa langsung tau dan bertanya dengan mudah, saya harap ide saya ini bisa membantu juga dalam Percepatan Pembangunan Kualitas Kesehatan Berbasis Perdesaan di Daerah Tertinggal.

Kesimpulan

Dari pembahasan tersebut dapat saya simpulkan bahwa dengan melakukan hal-hal seperti gambar dan pembahasan saya di atas secara bertahap, konsisten, dan cepat akan membantu mewujudkan visi pedesaan sehat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah tertinggal yang setara dengan daerah lainya dalam rangka mewujudkan percepatan pembangungan yang inklusif dan berkeadilan pada 2025.Semoga dengan artikel “Membangun Keluarga Sehat Dengan Lingkungan Lestari Di Daerah Tertinggal” yang saya tulis di media blog ini bisa bermanfaat untuk kita semua yang membacanya serta memberikan solusi serta ide yang positif dalam pengembangan konsep Perdesaan Sehat sebagai salah satu instrumen percepatan pembangunan daerah tertinggal. Terimakasih sudah membanca dan jika ada salah kata dalam penulisan mohon di maafkan dan jika berkenan saya ingin sekali ikut serta dalam acara jambore yang akan dilaksanalan di Makasar semoga isi tulisan ini memberi solusi dan ide kreatif sekaligus dapat membawa saya ke acara tersebut. Amiiiiinn (Priangga Otviapta)
jambore.perdesaansehat.or.id
Tulisan Ini di Ikut Sertakan Dalam Rangka Kompetisi Penulisan Blog JAMBORE PERDESAAN SEHAT 2014

 

Sumber Referensi: 
http://www.google.co.id
http://perdesaansehat.or.id
http://perdesaansehat.or.id/jamboreps/detail/blog.php
http://id.wikipedia.org/wiki/Kumis_kucing
http://id.wikipedia.org/wiki/Buah_Merah_Papua
http://id.wikipedia.org/wiki/Jeruk_nipis
http://id.wikipedia.org/wiki/Jahe

17 Comments

Add a Comment

Jasa fotografer viapuccino studio
Viapuccino Studio, Rekomendasi Jasa Fotografi Terpercaya di Pontianak
Ini Dia Rekomendasi Jasa Penulisan Artikel SEO Friendly Murah dan Berkualitas
Artikelajaib.com: Rekomendasi Jasa Penulisan Artikel SEO Friendly Murah dan Berkualitas
Shopback, Tempat Dapatin Voucher Dan Casback Belanja Online
Shopback, Tempat Dapatin Voucher Dan Casback Belanja Online
Review Aplikasi MyJNE
Asyiknya Pakai Aplikasi MyJNE
ASUS Mengundang Fans Indonesia untuk Menciptakan Video Iklan ZenFone 3
ASUS Mengundang Fans Indonesia untuk Menciptakan Video Iklan ZenFone 3
ZenPower Ultra, PowerBank dengan Cadangan Daya Ultra Besar
ASUS ZenFone 3 Max, Telah Hadir di Indonesia
ASUS VivoBook Flip TP201, Semakin Fungsional dengan Ragam Teknologi Baru
ramadhan sale dari lazada indonesia
Belanja Kebutuhan Ramadhan dan Lebaran Terbaru Anda di Lazada
voucher 50rb Hargadunia.com
Hargadunia.com Solusi Tepat Untuk Anda yang Suka Belanja Online dari Luar Negeri
futurenet
Futurenet Indonesia dan Malaysia Siap Menjadi Rumah Baru Bisnis Affiliate
Benda-benda Yang Wajib Kamu Gunakan Agar Tetap Tampil Keren
Benda-benda Yang Wajib Kamu Gunakan Agar Tetap Tampil Keren